Author: admin

  • BRAND STORY SANTO WATER

    BRAND STORY SANTO WATER

    BRAND STORY: SANTO WATER


    Minuman Antioksidan Rempah Beroksigen

    1. AWAL MULANYA – KENAPA ADA SANTO WATER
    Indonesia punya 30.000+ jenis rempah, tapi anak muda sekarang males minum jamu. Pahit, ribet rebus, botolnya nggak kekinian.
    Padahal rempah = warisan + sumber antioksidan alami paling kuat.
    Santo Water lahir buat jembatin: “Rasa warisan, bentuk masa depan”.

    2. DNA PRODUK – 3 PONDASI

    1. Antioksidan dari Rempah → Cengkeh + Temulawak + 7 rempah lain = antioksidan alami tanpa bahan kimia. Ini warisan nenek moyang yang udah dibuktiin turun-temurun.
    2. Beroksigen → Air hidrasi pH 7-8 diinfus oksigen. Tujuannya: sensasi segar lebih lama, nggak hambar kayak air putih biasa.
    3. 9 Rempah Kedaulatan → Jahe Merah, Sereh, Temu Kunci, Temulawak, Cengkeh, Kayu Manis, Adas Pulosari, Kapulaga, Pala. Resepnya nggak setengah-setengah. Lengkap, berlapis rasanya.

    3. KARAKTER RASA
    Bening, segar, nggak pahit.
    Masuk: hangat lembut dari Jahe Merah & Kayu Manis
    Tengah: segar dari Sereh + Adas Pulosari
    Aftertaste: wangi elegan dari Kapulaga + Pala + Temu Kunci
    Hasilnya: “Jamu tapi bisa diminum tiap hari kayak air mineral”.

    4. BUKTI & LEGALITAS
    Nggak cuma ngomong. Santo Water udah pegang:
    BPOM RI MD: 020982000100041
    Halal LPPOM MUI: ID31110001306881222
    Boleh Diminum & Boleh Di Spray. Fleksibel buat ritual modern.

    5. FILOSOFI KEMASAN – “Kocok 3x”
    Sebelum minum, kocok 3x + niat baik.
    Ini bukan gimmick. Ini ngingetin: hidrasi tubuh harus bareng hidrasi hati. Minum dengan syukur = efek segarnya nancep.

    6. ONE LINER PENUTUP
    Santo Water: Jamu Indonesia, Bentuk Air. Antioksidan Rempah Beroksigen untuk Hidrasi Sehari-hari.

  • Santo Water Air Bening Ajaib “Too Good To Be True” ?

    Santo Water Air Bening Ajaib “Too Good To Be True” ?

    Anda bisa heran, ini seperti Air Ajaib. Air bening yang mengandung berbagai rempah dan tampak penuh dengan oksigen. Saat anda kocok botolnya secara memutar, terlihat bulir-bulir oksigen yang bisa membentuk pusaran air di dalam botol. Saat tutup dibuka, oksigen itu tidak menguap di udara, namun tetap “melekat” pada air. Ir. Susanto, M.M. penemu formula ini memberi nama air ini sesuai panggilan namanya yaitu Santo dengan penambahan kata “Water”.

    Kandungan

    Santo Water terdiri dari campuran air, jahe merah, sereh, temu kunci, temulawak, cengkeh, kayu manis, adas pulosari, kapulaga dan pala. Kedepan, Santo Water akan ada varian lain dimana kandungannya tidak se”ramai” produk awal.

    Melalui uji laboratorium di Institut Pertanian Bogor, keluar hasil bahwa dalam cairan Santo Water terdapat kandungan:

    Oksigen terlarut/dissolved oxygen: 7mg/L

    Aktifitas antioksidan/antioxidant activity: 63 % v/v

    Cairan yang dapat membunuh bakteri/ killing bacterial test: 91%

    Dalam pengukuran lainnya ditemukan bahwa TDS/Total Dissolved Solid (banyaknya zat yang terlarut dalam air) rendah, bahkan sampai 0 ppm/parts per million (nilai ini bisa bervariasi tergantung alat ukurnya, namun perbedaannya tidak akan jauh dari 0), dimana ini menyerupai air murni, walaupun ada kandungan rempahnya (TDS sampai nilai 150 masih dianggap sangat baik untuk diminum).Saat diukur PHnya, tertera angka 8, yang berarti air yang bersifat alkali atau basa, sehingga konon dapat (lebih) memulihkan kondisi kesehatan tubuh yang menurun dimana cenderung bersifat asam (secara keseluruhan).Tidak berhenti pada TDS rendah dan PH 8, saat “biang rempah Santo Water” diberi minyak, terlihat ada minyak di bawah air dan saat dikocok, minyak tersebut bisa menyatu bercampur dengan air. Hal ini tidak terjadi pada air putih (bening) biasa, karena bila minyak dituang ke dalam air, lumrahnya minyak akan ada di atas air (karena minyak lebih ringan dari air).

    Standar Mutu

    Santo Water telah mendapat izin BPOM dengan 10 izin edar dan LPPOM MUI dengan sertifikat halal. Terdapat juga tanggal produksi dan batas pemakaian di labelnya. Sejak diluncurkan, Santo Water terus dikonsumsi berbagai kalangan tanpa ada keluhan, selain berbagai manfaat baik.

    Testimoni

    Berbagai pihak telah menyatakan manfaat Santo Water terkait kesehatan, dari tangkapan pesan Whatapps sampai berbagai video testimoni Santo Water di saluran Youtube sejak tahun 2021 (klik video pertama tanggal 30 Mei).

    Selain diminum, Santo Water dapat di semprotkan ke wajah-mulut termasuk mata- dengan alat semprot/spray. Kandungan rempah dengan anti bakteri, anti oksidan dan oksigen tinggi tentu baik bagi kesehatan.

    Santo Water juga bisa digunakan sebagai masker wajah dengan campuran tanah liat. Seorang eks karyawati perusahaan kosmetik terkenal yang membuka jasa facial, memberikan testimoni bahwa sudah lama ia memakai campuran Santo Water dengan tanah liat. Ia menilai ramuan itu Bahkan aman diberikan pada jenis kulit yang sensitif, berminyak dan berjerawat, tidak hanya itu, formula tersebut aman dipakai untuk kulit anak.

    Riwayat Produsen

    Awalnya Susanto dikenal sebagai pengusaha resto Pempek Palembang dengan merek “Seorang Sahabat” yang terletak di daerah Kelapa Gading, Jakarta (klik IG pempekseorangsahabat). Pempek ini pernah diulas oleh TVRI dalam program acara Jurnal Ekonomi dan Olivia Zalianty melalui Youtube, seorang selebritis Tanah Air.

    Dalam berorganisasi, Susanto pernah menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pemasok Pasar Modern Indonesia (AP3MI). Sebagai ketua AP3MI, ia juga rajin membagikan ilmu dan pengalamannya dalam berbagai kesempatan.

  • Santo Water, Minuman Rempah Beroksigen Asli Nusantara

    Santo Water, Minuman Rempah Beroksigen Asli Nusantara

    Ada sejumlah produk air minum beroksigen (kandungan oksigen tinggi) atau air minum rempah (ekstraksi rempah). Namun, menemukan minuman rempah dan beroksigen sekaligus sepertinya masih sangat jarang. Salah satunya Santo Water yang sudah memiliki sejumlah izin (legalitas), seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sejak dua tahun silam.

    Santo Water yang ditemukan dan diracik oleh Ir Susanto, MM ini memang cukup unik dan bisa dikatakan ajaib. Airnya bening yang mengandung berbagai rempah dan tampak penuh dengan oksigen.

    “Saat dikocok (digoyang-goyang) botolnya secara memutar, terlihat bulir-bulir oksigen yang bisa membentuk pusaran air di dalam botol. Saat tutup dibuka, oksigen itu tidak menguap di udara, namun tetap melekat pada air,” kata Santo, panggilan akrabnya saat ditemui di Cisalada, Cigombong, Bogor, Jawa Barat, belum lama ini.

    Susanto (kanan) tengah menjelaskan khasiat Santo Water.

    Dia menjelaskan Santo Water terdiri dari campuran air, jahe merah, sereh, temu kunci, temulawak, cengkeh, kayu manis, adas pulosari, kapulaga dan pala. Saat ini Santo Water sudah memiliki sejumlah varian dengan kandungan khusus tidak seramai produk awal.

    Klaim Santo atas air yang diraciknya diperkuat melalui uji laboratorium di Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan kandungan oksigen terlarut (dissolved oxygen) sebanyak 7mg/L, aktifitas antioksidan (antioxidant activity) 63 % v/v dan cairan yang dapat membunuh bakteri (killing bacterial test) tercatat 91%.

    Tidak hanya itu, tegas alumnus Universitas Sriwijaya ini, dalam pengukuran lainnya ditemukan TDS atau Total Dissolved Solid (banyaknya zat yang terlarut dalam air) sangat rendah. “Kita bisa uji bersama-sama, bahkan sampai 0 ppm/parts per million. Ada sedikit variasinya tapi tidak akan jauh dari 0. Ini sudah menyerupai air murni, walaupun ada kandungan rempahnya dengan batas yang masih ditoleransi sesuai saran BPOM,” jelasnya.

    Untuk PHnya, tertera angka 8, yang berarti air yang bersifat alkali atau basa. Konon dapat (lebih) memulihkan kondisi kesehatan tubuh yang menurun dimana cenderung bersifat asam (secara keseluruhan). Penambahan rempah dalam Santo Water ini biasanya menggunakan biang aneka rempah yang sudah diekstrak. Uniknya, kalau biang Santo Water diberi minyak maka lapisan minyaknya turun ke bagian bawah air.

    “Biasanya minyak selalu diatas air. Saat dikocok (digoyang-digoyang), minyak tersebut bisa menyatu bercampur dengan air. Ini bisa dikatakan sebagai karunia dan benar-benar diramu dari kekayaan Nusantara,” ujarnya.

    Lalu apa saja khasiat Santo Water? Ada cukup banyak, di antaranya menangkal radikal bebas, detox tubuh dan menguatkan imun tubuh, meningkatkan energi dan tidak mudah lelah. Kemudian melembabkan dan memberi efek glowing saat di-spray, mencuci mata yang kering sebagai air mata buatan, bisa sebagai sanitizer dan menyegarkan ruangan.

    “Masih ada lagi untuk meringankan sakit gigi, sariawan, batuk dan asam lambung. Sudah banyak testimoni dan menyembuhkan berbagai keluhan dengan Santo Water,” paparnya.

    Saat ini, Santo Water telah mendapat izin BPOM dengan 10 izin edar dan LPPOM MUI dengan sertifikat halal. Terdapat juga tanggal produksi dan batas pemakaian di labelnya. Sejak diluncurkan, Santo Water terus dikonsumsi berbagai kalangan tanpa ada keluhan.

  • Santo Water

    Santo Water

    Santo Water adalah minuman herbal beroksigen asli nusantara yang diracik dari campuran rempah seperti jahe merah, sereh, temu kunci, temulawak, cengkeh, kayu manis, adas pulosari, kapulaga, dan pala.

    Minuman ini mengandung oksigen terlarut, antioksidan, serta teruji mampu membunuh bakteri, memberikan kesegaran sekaligus manfaat kesehatan.

    Kandungan & Manfaat

    Santo Water, menggunakan bahan alami tanpa pengawet yang berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh, memberikan energi, dan memberikan efek relaksasi.

    Santo Water, tersedia dalam beberapa varian dengan kandungan khusus.

    Berdasarkan hasil pengujian di Institut Pertanian Bogor (IPB), Santo Water mengandung oksigen terlarut 7mg/L, aktivitas antioksidan 63% v/v, dan memiliki kemampuan membunuh bakteri sebesar 91%.

    Santo Water dapat ditemukan di berbagai platform e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia.

    Santo Water dirancang sebagai minuman fungsional untuk meredakan dahaga sekaligus menjaga kebugaran tubuh sehari-hari.